Selasa, 25 Oktober 2016

Tentang Bagaimana Memanfaatkan Algoritme di Media Sosial untuk Promosi?

Tentang Bagaimana Memanfaatkan Algoritme di Media Sosial untuk Promosi?
atau SEO On Page: 31 Cara yang harus dipraktekin sekarang juga?
step by step dari 1 s/d 31 step

step 1#
permalik harus SEO FRIENDLY:
mempunyai postingan sangat banyak dan memerlukan permalink khusus untuk

mempermudah user (seperti permalink /%category%/%postname misalnya), sebaiknya

KITA memakai permalink tsb

#2: Gunakan Tag H1 & H2:
Untuk theme-theme terbaru, biasanya sudah support fitur ini.                    

Dalam theme-theme tersebut sudah di setting, jika di homepage maka H1 dipakai

sebagai title blog sedangkan H2 dipakai sebagai title postingan. Sebaliknya, jika

di halaman postingan maka title postingan yang dipakai sebagai H1 dan title blog

yang dipakai sebagai h2.

Untuk mengecek apakah theme kita sudah mempunyai heading tag yang dinamis

silahkan tekan CTRL + U di homepage dan dihalaman postingan. Setelah itu cari H1

dan H2 untuk halaman-halaman tersebut apakah sudah dinamis atau belum.

Jika belum,

sebaiknya kita ganti theme lain yang heading tag-nya dinamis,
Perlu diingat.. Dalam 1 halaman, H1 tidak boleh ditampilkan lebih dari sekali

karena akan membingungkan search engine tentang topik utama halaman tersebut.

Untuk H2, H3 dan seterusnya boleh ditampilkan lebih dari sekali.

#3: Gunakan Theme Responsive

Desain responsive adalah tampilan theme bisa

otomatis menyesuaikan dengan device (perangkat) yang dipakai oleh visitor web.

Desain seperti ini biasa juga disebut mobile friendly.

mobile friendly sesuai dengan alogaritma google yg skrg:

http://inet.co.id/bisnis-dan-usaha/apakah-website-anda-sudah-sesuai-dengan-

alogaritma-google-baru.html/
klo ga akibatnya di SERP kaya gini

#4: Percepat Loading Website
udah dibahas di chat atas kenapa harus kurang dari 3 detik untuk loading website

klo kaga pasti bakal ditinggal sama visitor

artikel tambahan: http://searchengineland.com/google-now-counts-site-speed-as-

ranking-factor-39708
untuk ukuran loading website bisa lewat gtmetrix.com
infographic ini juga bisa buat acuan untuk mempercepat loading website
note : klo ada budget dikit ganti share hosting dengan cloud

kemudian salah satu cara untuk mempercepat, theme harus udah bisa resize thumnail

otomatis. Ukuran default thumbnail wordpress adalah :
150px x 150px (small)
300px x

300px (medium)
1024px x 1024px (large) nah jika web yang terinstal wordpress sudah

otomatis mempunyai file gambar dengan berbagai ukuran, kenapa isu served scaled

images masih muncul ?
Biasanya ini terjadi karena 3 hal :

1. Theme web belum support thumbnail

2. Pembuat theme nya tidak menggunakan ukuran yang tepat untuk tiap

gambar/thumbnail atau memang sengaja tidak melakukannya agar menghemat bandwith

hosting

3. kita mengganti theme ketika sudah terdapat banyak image di web.              

Untuk mengetahui suatu theme sudah sudah support thumbnail atau belum, masuk ke

Dashboard >> Add New Posts/ Edit Posts. Jika theme sudah support thumbnail maka

dibagian kanan bawah halaman posting tersebut akan ada fitur “Featured Image”.  

klo theme belum support tambahkan kode ini dibagian functions.php               

if ( function_exists( 'add_theme_support' ) ) {
    add_theme_support( 'post-

thumbnails' );
}                      

opsi lainb bisa instal plugin Regenerate Thumbnails atau Force Regenerate

Thumbnails untuk melakukan regenerate ulang gambar-gambar di web Anda sesuai

ukuran diatas. Proses regenerate bisa berlangsung cukup lama, tergantung jumlah

image yang harus diregenerate.

note : klo masi bingung soal bikin web cepet bisa pm                      

#5: Gunakan Schema Markup
Schema Markup membantu search engine seperti Google untuk menampilkan hasil yang

lebih informatif di halaman pencarian (SERP).

Jenis-jenis schema markup cukup

banyak, mulai dari Organization, WebSite, Breadcrumbs, Site Navigation, Video,

dan sebagainya.Untuk menggunakan schema markup mudah, pake AIO SEO Pack cukup

masuk ke pengaturan Dasboard Wp >> All In One SEO >> General Settings, kemudian

centang di bagian Use Schema.org Markup.


SEO On Page #6:
Noindex Halaman Berkualitas Rendah (Low Quality Content)

Halaman 404 (not found)

dan halaman search adalah 2 contoh halaman dengan kualitas rendah. Walaupun

membantu visitor, halaman ini tidak mempunyai konten asli.

Jika dibiarkan

terindex, halaman ini bisa mempengaruhi kualitas website secara keseluruhan.

Untuk

membuat halaman-halaman berkualitas rendah seperti 404 dan search menjadi

noindex, Anda bisa masuk ke Dasboard Wp >> All In One SEO >> General Settings,

kemudian centang di bagian Use noindex for the Search page dan Use noindex for

the 404 page.

SEO On Page #7:

Fokuskan Kekuatan LinkJuice Untuk Halaman-Halaman Penting
Linkjuice adalah kekuatan backlink (inbound link) yang masuk ke suatu halaman.
Dalam sebuah website, linkjuice terbesar biasanya dimiliki homepage. Dari homepage ini, linkjuice mengalir ke halaman-halaman lain yang linknya tampil di halaman homepage tersebut (termasuk external link).
Semakin banyak link yang tampil di homepage (baik itu dibagian header, konten utama, sidebar atau footer), maka semakin kecil linkjuice yang diterima masing-masing link tersebut.
⁠⁠⁠Semakin banyak link yang tampil di homepage (baik itu dibagian header, konten utama, sidebar atau footer), maka semakin kecil linkjuice yang diterima masing-masing link tersebut.

Misal, dihomepage ada 10 link yang mengarah ke kategori, post, dan sebagainya. Maka masing-masing link mendapatkan linkjuice dari homepage sebesar 10%. Jika dihomepage ada 20 link, maka masing-masing link mendapatkan linkuice dari homepage sebesar 5%. Begitu seterusnya.

Untuk memaksimalkan linkjuice, sebaiknya fokuskan kekuatannya ke halaman-halaman penting saja, agar linkjuice yang diterima per halaman lebih besar.

Hindari juga double link ke halaman yang sama.

Misal kekuatan utama website kita berada di halaman postingan dan kategori, jika di sidebar Anda memasang widget tags, archive, atau widget default Meta, maka sebaiknya dihapus saja.

Untuk mengecek link-link yang ada disetiap halaman, kita bisa menggunakan tools PageRank Juice Calculator.

SEO On Page #8: Gunakan XML Sitemap Untuk Search Engine
XML Sitemap membantu mempermudah robot search engine meng-crawl dan mengindex seluruh isi website kita.

Untuk pengguna wordpress, ada banyak pilihan plugin XML sitemap. Yang paling saya rekomendasikan adalah Google XML Sitemaps.

SEO On Page #9:
Gunakan XML Image Sitemap Untuk Search Engine

Untuk kita yang mempunyai website dengan banyak file image (gambar), kita bisa menggunakan XML Image Sitemap agar file-file image tersebut lebih mudah di crawl dan di index oleh search engine.

Untuk pengguna wordpress, plugin yang saya rekomendasikan adalah Udinra All Image Sitemap dan Google XML Sitemap for Images.

SEO On Page #10:
Gunakan Sitemap Untuk User (Visitor)

Sitemap yang ditujukan untuk user atau visitor mempermudah mereka dalam menjelajah isi website.

Sitemap jenis ini juga memastikan bahwa linkjuice yang didapat homepage bisa mengalir keseluruh halaman website dengan mudah (karena sitemap yang berisi seluruh halaman website bisa diakses langsung dari homepage).

Untuk pengguna wordpress, plugin yang saya rekomendasikan adalah WP Sitemap Page.

SEO On Page #11: Hindari Duplicate Title Tags

Duplicate Title Tags (duplikat di bagian judul) bisa mengurangi performa web di mesin pencari, apalagi jika jumlahnya cukup banyak.

Title tags disini tidak terbatas pada judul artikel (postingan), tapi bisa juga pada title kategori, tags, bahkan halaman attachment.

Untuk menghindari duplicate title tags, masuk ke Google Search Console >> Tampilan Penelusuran >> Penyempurnaan HTML.                      

yang belum tau dmn cari google search console, daftar google webmaster tool, trus add website dan verify dengan upload script html dari google ke dalam root direktori website kita

SEO On Page #12:
Hindari Duplicate Title Descriptions

Duplicate Title Descriptions (duplikat di bagian deskripsi) juga bisa mengurangi performa web di mesin pencari, apalagi jika jumlahnya cukup banyak.

Duplicate Title Descriptions disini juga tidak terbatas pada deskripsi artikel (postingan), tapi bisa juga pada deskripsi kategori, tags, bahkan deskripsi di halaman attachment.

Untuk menghindari duplicate title descriptions, masuk ke Google Search Console >> Tampilan Penelusuran >> Penyempurnaan HTML, kemudian klik dibagian “Duplikasi deskripsi meta”.

 SEO On Page #13: Hindari Short descriptions (Search console)

Short descriptions (deskripsi yang terlalu pendek) juga bisa membuat performa halaman yang bersangkutan menurun di search engine. Short descriptions ini juga menjadi salah satu issue yang paling sering muncul di Google Search Console.

Short descriptions disini juga tidak terbatas pada deskripsi artikel (postingan), tapi bisa juga pada deskripsi kategori, tags, bahkan deskripsi di halaman attachment.



Untuk menghindari short descriptions issue, masuk ke Google Search Console >> Tampilan Penelusuran >> Penyempurnaan HTML, kemudian klik dibagian “Deskripsi singkat meta”.

Page #14: Hindari Penggunaan Duplicate H1

Umumnya duplicate H1 dipakai di judul utama suatu halaman. Dalam aturan SEO, H1 ini juga hanya boleh dipakai sekali.

Dalam prakteknya, saya beberapa kali melihat website yang memakai H1 sampai 2x, satu di title artikel dan satunya lagi di dalam Artikel tersebut.

Jika Anda masih mempraktekkan cara seperti ini, sebaiknya rubah sekarang juga. Untuk sub-heading di dalam artikel, gunakan h2 atau h3 saja karena itu lebih SEO-friendly.        

SEO On Page #15: Gunakan Nofollow Attribut untuk Low Quality Links

Low quality links (link berkualitas rendah) yang saya maksud disini adalah link yang tidak/kurang relevan dengan niche website Anda, dan link yang tidak terindex di search engine.

Beberapa contoh low quality links yang harus Anda gunakan attribut nofollow adalah link komentar, link-link affiliate dan link pembuat theme yang biasanya berada di footer.

#16: Gunakan Social Sharing Button

Social signal (signal dari social media seperti like, share, vote, dan sebagainya) memang bukan salah satu faktor perangkingan situs di search engine.

Tapi social signal bisa menjadi salah satu faktor perankingan tidak langsung (indirect ranking factor).

Dengan sering di share ke social media, website Anda jadi lebih dikenal banyak orang, banyak yang mereferensikan dan akhirnya banyak yang mengunjungi web serta mencari brand Anda di Google. Ini seperti sebuah efek domino.

Artikel yang viral di social media juga bisa berpotensi membuat orang lain memberikan backlink secara natural baik itu via website, blog maupun forum.

#17: Utamakan User Experience

User experience atau pengalaman pengguna.

Poin ini saya masukkan sebagai poin pertama karena saya anggap sebagai elemen paling penting dalam menulis artikel SEO friendly. Dan nantinya, poin-poin lain yang ada ditulisan ini juga banyak berbuhungan dengan user experience atau biasa disebut UX.

Kenapa user experience ?

Karena sangat susah dimanipulasi.

Tidak seperti backlink dan konten, user experience sangat susah dimanipulasi karena diluar kontrol kita sebagai pemilik web. Jadi, tidak heran jika inilah salah satu faktor penting yang digunakan Google untuk meminimalisir manipulasi ranking di search engine mereka.

Maksud dari user experience di sini adalah aktivitas dan respon user ketika mereka menjelajahi blog kita. Mulai dari berapa lama mereka membaca, respon terhadap artikel yang dibaca, berapa halaman yang mereka buka, bagian-bagian web mana yang mereka klik, dan sebagainya.

Logikanya, semakin lama dan betah mereka di suatu web, maka makin berkualitas isi dari web tersebut.        

Apa saja yang masuk ke dalam kategori user experience ? Banyak.
Konten yang berkualitas adalah salah satunya.
Faktor-faktor lain yang mempengaruhi user experience misalnya :

    Desain Website / Blog yang profesional
    Navigasi yang mudah
    Ukuran dan jenis font yang mudah dibaca
    Meminimalisir kesalahan ejaan (typo)
    Interaksi yang baik (komentar, diskusi, share, dsb)
    Kecepatan loading
    Responsive design
    dsb.

18# Gunakan Keyword di Judul Artikel

contoh judul yang bagus

#19: Gunakan Judul yang Mengundang Klik
Usahakan juga judul untuk search engine ini tetap enak dibaca karena nantinya pengunjung dari search engine pasti membaca judul dan deskripsi tulisan Anda (snippet) di search engine sebelum masuk ke blog.

SEO ON PAGE nomor 20#
Tulis Artikel Panjang & Dalam Lagi-lagi balik ke poin pertama, tergantung dari user experiencenya.Kalau kita bisa menulis artikel yang panjang dengan tetap mengutamakan user experience maka tentu saja itu lebih bagus.                     Maksud saya adalah artikel yang tidak hanya panjang (banyak) jumlah kata-katanya, tetapi juga membahas topik secara mendalam (lengkap dan menyeluruh).              Dalam bahasa inggris sering disebut dengan istilah in-depth content.              Analisa Backlinko.com terhadap 1 juta pencarian di Google baru-baru ini mendapati bahwasanya rata-rata panjang artikel di halaman 1 SERP adalah 1.890 kata.

SEO on page no.21#  :
Gunakan Internal Linking

Internal linking adalah link antar halaman dalam satu blog/website.atau istilah kerennya in-bound link. Berapa jumlah ideal internal link per post nya ? 
10 bikin sakit mata pembaca idealnya 2 aja cukup yang penting relevan                       
 klo lebih kena pinalti ga?                       
jawabannya kaga                       
Lihat Wikipedia sebagi contohnya, berapa interlink mereka per halamannya ? Banyak.                       
Apakah mereka di penalty Google ? No.                       
Selain bagus untuk user experience, internal linking juga akan memperkuat antara halaman yang satu dengan yang lain dari sisi SEO.                       
Dengan internal link, jika salah satu halaman mendapat sebuah backlink, maka 85% power dari backlink tersebut akan mengalir dan terbagi-bagi ke halaman lain yang mendapat link dari halaman tersebut (biasa disebut dengan linkjuice).

SEO on page #22:
External Linking ke Authority Site yang Relevan istilah kerennya outbound link selama external link kita ke web-web authority yang relevan dengan topik tulisan, maka memberi dofollow link tidak akan memberi efek buruk ke web kita. Malah sebaliknya, Google akan melihat web kita sebagai web yang bagus karena selalu mereferensikan web-web yang sudah di percaya.
Ketika melakukan external link, gunakan attribut dofollow untuk web-web authority yang relevan dengan topik tulisan, dan gunakan attribut nofollow untuk web-web affiliate (jika Anda merekomendasikan produk/jasa).
Jangan Mengkhawatirkan Keyword Density

Keyword density adalah intensitas tampilnya keyword dalam satu halaman artikel.                       
Berapa keyword density yang ideal untuk artikel yang SEO friendly ?          
Jika dulu dijaman sebelum Google Panda banyak yang menyarankan di sekitar 3% – 5%, untuk algoritma sekarang ini sebaiknya kita tidak perlu terlalu memusingkan soal itu. Keyword density mungkin penting, tapi algoritma terbaru Google sudah cukup pintar untuk mendeteksi kualitas dari sebuah artikel.                       
kita malah harus berhati-hati jika persentase keyword density terlalu banyak, karena bisa berefek buruk (keyword stuffing).

kalau kita Lebih fokus ke user experience dan keyword density, maka LSI serta sinonim biasanya akan menyesuaikan dengan sendirinya.

ON PAGE SEO #24:                       
Masukkan Latent Semantic Indexing (LSI) Keywords
Meski tidak sama persis pengertiannya, LSI bisa di bilang hampir sama dengan sinonim atau related keywords (kata-kata / istilah yang masih berhubungan dengan keyword utama).                       
jika kita menembak keyword “baju muslim”, maka lebih bagus jika Anda bisa mengikutsertakan kata-kata seperti busana muslim, baju gamis, abaya atau hijab kedalam tulisan Anda. Anda juga bisa menambahkan istilah-istilah yang berhubungan seperti toko online, belanja, fashion, islam dan sebagainya

Untuk mencari keyword-keyword LSI kita bisa memakai Google Suggestion/Autocomplete, Google Related Search

SEO ON PAGE #25:                       
Kurangi Penggunaan Bold, Italic, Underline. Ini juga salah satu teknik jadul yang kadang disalahgunakan.
Menggunakan tanda bold (garis tebal), italic (garis miring) dan underline (garis bawah) fungsinya untuk membantu search engine mengenali kata-kata yang penting di artikel kita.                       
Gunakan Bold, Italic dan Underline sewajarnya saja.

Kalaupun untuk memperkuat keyword, gunakan bold sekali saja. Untuk italic biasanya digunakan pada istilah-istilah asing, sedangkan underline untuk istilah atau catatan yang penting. Anda bisa mengimprovisasi penggunakan fitur ini dengan tetap memperhatikan segi user experience.
                    
SEO ON PAGE #26: Gunakan Elemen h1, h2 & h3
Elemen heading h1, h2 & h3 digunakan untuk menentukan elemen-elemen terpenting pada suatu halaman website.                       

SEO ON PAGE #27: Gunakan URL Pendek dan Mengandung Keyword Utama
Sedikit berbeda dengan Judul artikel, permalink yang bagus bukan yang kaya variasi keyword, tapi yang mudah dideteksi oleh search engine apa yang menjadi topik utama artikel tersebut.                       
CONTOH:                       
Judul : Tips dan Cara Pembuatan Tahu Goreng Yang Enak Sekali
Permalink asli : /tips-dan-cara-pembuatan-tahu-goreng-yang-enak-sekali
Permalink yang bagus untuk SEO : /cara-membuat-tahu-goreng                       
Matt Cutts dalam interviewnya dengan Stephan Spencer juga menyarankan untuk menggunakan tidak lebih dari 3 – 5 kata dipermalink.

If you can make your title four- or five-words long – and it is pretty natural. If you have got a three, four or five words in your URL, that can be perfectly normal. As it gets a little longer, then it starts to look a little worse. Now, our algorithms typically will just weight those words less and just not give you as much credit.                       
SEO ON PAGE #28: Optimasi Meta Deskripsi

Menggunakan keyword utama dikalimat pertama agar lebih SEO friendly biasanya membuat postingan jadi agak kaku.                       
Untuk mengakalinya, kita bisa menempatkan keyword Anda di meta deskripsi (untuk pengguna wp bisa menggunakan plugin AIO SEO Pack, SEO by Yoast atau Platinum SEO Pack). Meta deskripsi inilah yang nantinya menjadi snippet di search engine.                       
Google membatasi penggunaan meta deskripsi sekitar 160 karakter, jadi olah sebaik mungkin meta deskripsi Anda dalam batasan jumlah karakter ini karena jika melebihi maka deskripsi akan terpotong.
SEO ON PAGE: #29                        Masukkan Attribut Alt di Image (Gambar)                     
Google tidak bisa membaca file gambar (image), maka disini penggunakan attribut alt diperlukan sebagai pengganti untuk menjelaskan isi file image ke robot yang melakukan crawling di halaman tersebut. Perlu digarisbawahi disini, yang dibaca oleh Google adalah attribut alt, bukan title maupun nama file image.Seringnya, attribut alt (Alternative text) ini disini diisi dengan keyword utama.                       
 Jika gambar kita cuma 1 – 2 file dalam 1 artikel tentu tidak masalah, tapi jika file gambar Anda cukup banyak sebaiknya Anda memvariasikannya dengan keyword-keyword longtail dan LSI. Juga tambahkan kata-kata seperti gambar, images, pic of atau foto di depan keyword agar lebih natural dan tidak keyword stuffing.                       
Untuk website-website komersil dengan intensitas posting yang sering, kita bisa menggunakan plugin-plugin khusus untuk optimasi gambar seperti SEO Friendly Images. Untuk web-web personal dengan intensitas posting yang jarang, sebaiknya gunakan cara manual karena lebih fleksibel.

SEO ON PAGE #30:                       
Pengunaan Media ke dalam Artikel (Images, Video, Infographics, dll)                       
[02:20, 10/26/2016] +62 817-6660-070: Semakin kaya informasi yang Anda sajikan, semakin besar kemungkinan Google mendeteksi artikel Anda sebagai artikel yang berkualitas.

Jika memungkinkan, gunakan media-media untuk memperkaya isi tulisan seperti gambar, video, tabel, chart, infographics maupun maps.

Dari user experience pun hasilnya tentu bagus karena pembaca dimanjakan dengan tulisan yang kaya informasi dan kaya visualisasi.

Dikutip dari Quicksprout.com, konten dengan disertai gambar yang relevan dibaca 94% lebih banyak daripada konten tanpa gambar yang relevan.                 
   
SEO ON PAGE #31
Pake variasi keyword
Poin terakhir dalam tata cara menulis artikel SEO friendly adalah variasi keyword. Sedikit berbeda dengan keyword density dan LSI,  yang saya maksud dengan variasi keyword disini adalah penggunaan keyword utama secara sepenggal-sepenggal di sekitar artikel.
Tentu saja kita ga bisa mengaplikasikan model kalimat diatas dalam satu paragraf saja karena akan menjadi keyword stuffing. Sebar ke dalam beberapa paragraf dan artikel kita akan menjadi lebih SEO friendly dengan variasi keyword yang natural.

contoh dari moz, spread keyword ke dalam banyak paragraf                       
 selesai. sampe sini ada pertanyaan?

kesimpulannya emang perlu usaha keras untuk buat artikel friendly                       
Tapi jangan menggunakan teknik-teknik optimasi on-page artikel Anda hanya semata-mata untuk SEO.                       
Sekarang ini algoritma mesin google udah semakin pintar                       
piaraannya banyak Panda, Penguin sampai Hummingbird.                       
entah ntar bakal ada binatang apalagi masuk ke alogaritma google                       
Tulislah artikel yang memberikan value (berguna), mengutamakan user experience dan diimbangi dengan elemen-elemen on-page SEO seperti yang saya sebutkan diatas, kemudian disertai dengan polesan backlink untuk optimasi off-page, maka kemungkinan besar tulisan kita bisa segera bersaing di SERP.                       
Jangan lupa juga melakukan riset keyword dulu sebelum menentukan judul dan tema postingan agar artikel bisa lebih nendang di SERP.                       
jangan lupa OFF PAGE SEO JUGA tapi sewajarnya aja klo buat money site 😁                       
klo tier 2 boleh lah hajar habis nyepam dimana-mana hehe...                       
selamat praktek gaes

Kamis, 20 Oktober 2016

Macam Jenis Pasir Kucing Untuk Poop ( buang kotoran ) Kucing

Macam Jenis Pasir Kucing - Anda memiliki kucing peliharaan sebagai hobi di rumah? Saya Sarankan, sebaik -nya agan harus menyediakan pasir kucing ditempatkan untuk buang kotoran, atau poop untuk kucing. Sebab jika agan tidak menyediakan pasir kucing untuk tempat buang kotoran kucing, pastinya kucing-kucing akan buang kotoran sembarangan, di dalam rumah, diteras rumah bahkan bisa di kamar tidur anda.Maka banya macam jenis pasir kucing yang di jual dipasaran. Sebelum membeli sebaiknya anda aperlu tahu macam jenis pasir kucing apa yang cocok untuk poop atau buang kotoran kucing anda.

Tempat kotoran kucing umumnya berbentuk bak pelastik ( litter box ) yang telah di isi pasir. Fungsi pasir pada bak pelastik yang di sediakan adalah sebagai closet kamar mandi untuk mereka, yang berguna menampung kotoran kucing dengan baik serta memudahkan kita untuk membersihkan kotorannya.

Kegunaan pasir dalam menampung kotoran kucing memang sangat di perlukan, karena insting alami yang di miliki kucing tersebut akan lebih memilih pasir sebagai tempat terbaik untuk membuang kotorannya.

Mereka pun akan menggali pasir tersebut serta menutupnya kembali setelah selesai buang kotoran. Menurut informasi yang saya dapat, ada berbagai jenis pasir khusus yang tersedia di toko hewan yang harus di ketahui oleh cat lovers. Di antaranya sebagai berikut.
Macam-macam pasir kucing beserta harga pasaran
1. PASIR BENTONITE

Pasir jenis ini di buat dari bahan dasar bentonit pilihan, yang mempunyai daya serap tinggi terhadap cairan secara maksimal. Kelebihan lain pasir ini juga akan menggumpal jika terkena cairan, sehingga akan mempermudah membuang kotoran atau urine dengan cepat.

Jenis pasir ini juga memiliki aroma alami yang cukup enak sehingga mengurangi bau kotoran di sekitar area tersebut. Aroma alami yang di miliki pada pasir ini ada 4 varian, di antaranya wangi apel, jeruk, lavender dan strawbery.
PASIR BENTONITE

PASIR BENTONITE

Selain dapat menyerap cairan serta bau pada kotoran kucing, pasir jenis ini juga dapat mencegah timbulnya jamur dan bakteri. Kekurangan pada pasir ini ada di Penggunaannya yang cukup agak boros, karena setiap pemakaian pastinya akan langsung di buang tampa bisa di cuci kembali. Harga jenis pasir ini tergolong mahal dan untuk 20 Kg harga pasir bentonit di bandrol dengan harga pasir bentonite Rp. 135.000.
2. PASIR ZEOLITE

Pasir ini sesuai namanya karena di buat dari batuan zeolit yang telah di pecahkan menjadi beberapa bagian. Jika anda ke petshop, jenis pasir ini ada beberapa variasi di antaranya, pasir halus, pasir sedang, dan kasar.

Kekurangan pada pasir ini kurang dapat menyerap cairan dengan baik dan optimal, sehingga menyebabkan adanya genangan di bawah bak pasir. Walau demikian, pasir jenis ini mempunyai kelebihan yang dapat di cuci ulang setelah di gunakan.
pasir zeolit

pasir zeolite

Untuk harga pasir zeolit cukup relatif lebih murah ketimbang pasir pasir lainnya yang ada di toko hewan, dengan harga sekitar Rp. 45.000/ 20 Kg anda sudah bisa memiliki pasir khusus ini untuk kucing kesayangan.
3. PASIR KRISTAL

Pasir jenis ini cukup populer di kalangan cat lovers, terutama bagi yang sibuk kerja dan kurang sempat menemani kucing kesayangannya setiap waktu.

Pasir kristal ini sangat baik untuk menyerap cairan sampai 40 kali beratnya sendiri, sehingga akan menutupi bau pada kotoran kucing tersebut. Selain dari itu Pasir kristal ini juga cukup efisien, bersih, dan juga tidak berdebu.
PASIR KRISTAL

PASIR KRISTAL

Namun kekurangan pasir jenis sedikit dapat membahayakan kesehatan kucing, yakni pasir tersebut rentan dapat di telan oleh kucing karena bentuk partikelnya yang cukup besar ketimbang pasir jenis lain.

Kekurangan lain pada pasir ini juga ada pada harganya yang relatif sangat mahal, bayangkan saja 5 liter pasir ini di bandrol dengan harga Rp. 88.000 sampai Rp. 99.000, wah sungguh mahal bukan? Tapi itu bukan masalah bagi anda yang mendambakan litter box yang higienis dan tidak berdebu.
4. PASIR ORGANIK

Dengan berkembangnya waktu, saat ini banyak produsen yang menciptakan varian jenis pasir, seperti pasir organik ini. jenis pasir ini umumnya terbuat dari kertas, serbuk kayu, gandum atau jagung.

pasir tersebut juga mempunyai kelebihan untuk konsumen pecinta kucing yang di antaranya bebas debu sehingga aman untuk kucing yang mempunyai alergi pada debu. Soal harga pada jenis pasir ini cukup relatif murah, dengan harga sekitar Rp. 50.000 anda sudah dapat menggunakan jenis pasir organik ini dalam ukuran 20 Kg.

Nah, berhubung segala jenis pasir yang sering di gunakan cat lover sudah saya jelaskan di artikel ini. Baik kelebihan dan kekurangannya, Semoga bermanfaat untuk sobat ya. Salam sukses okdogi.com